IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PADA PELAYANAN DAN PENGAWASAN OLEH DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI DALAM UPAYA KETAHANAN NASIONAL: ANALISIS STRATEGI DAN TANTANGAN

IMPLEMENTATION OF E-GOVERNMENT IN SERVICES AND OVERSIGHT BY THE DIRECTORATE GENERAL OF IMMIGRATION IN THE CONTEXT OF NATIONAL RESILIENCE: AN ANALYSIS OF STRATEGIES AND CHALLENGES

Authors

  • Anton Helistiawan Institut Pemerintahan Dalam negeri
  • Ika Sartika Institut Pemerintahan Dalam negeri

DOI:

https://doi.org/10.52617/jikk.v9i1.792

Keywords:

e-Government, kedaulatan digital, SIMKIM, APOA, APAPO

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi e-Government dalam pelayanan dan pengawasan keimigrasian oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia, khususnya melalui sistem SIMKIM, APAPO, dan APOA. Dalam konteks ketahanan nasional dan transformasi digital, studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus untuk menganalisis efektivitas sistem digital, tantangan struktural, serta implikasi terhadap prinsip kedaulatan digital (digital sovereignty). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah meningkatkan efisiensi layanan dan pengawasan, tetapi menghadapi tantangan berupa ketimpangan infrastruktur, ketergantungan pada vendor asing, resistensi budaya birokrasi, serta keterbatasan integrasi lintas instansi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip sovereignty-by-design, penguatan sovereign capacity building, dan pembangunan Sovereign Interoperability Gateway untuk mewujudkan transformasi digital keimigrasian yang tangguh, berdaulat, dan inklusif sebagai fondasi ketahanan nasional di era digital.

 

Downloads

Published

2026-08-05