ANALISA PERBANDINGAN STRATEGI PENINGKATAN INVESTASI ASING MELALUI SKEMA IZIN TINGGAL : PRESPEKTIF NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU “

COMPARATIVE ANALYSIS OF FOREIGN INVESTMENT ATTRACTION STRATEGIES THROUGH RESIDENCE PERMIT SCHEMES: THE PERSPECTIVES OF DEVELOPING AND DEVELOPED COUNTRIES

Authors

  • Diky Aditya Putra Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.52617/jikk.v9i1.877

Keywords:

Golden Visa, Malaysia My Second Home, Global Investor investasi asing, MSSD, MDSD, Negara Berkembang, Negara Maju

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan strategi peningkatan investasi asing melalui skema izin tinggal dengan mengambil perspektif negara berkembang dan negara maju. Studi ini membandingkan Indonesia dan Malaysia sebagai sesama negara berkembang menggunakan pendekatan Most Similar Systems Design (MSSD), serta membandingkan Indonesia dan Singapura menggunakan Most Different Systems Design (MDSD). Pendekatan MSSD digunakan untuk mengidentifikasi variabel pembeda dalam sistem yang relatif serupa, khususnya dalam konteks desain kebijakan Golden Visa Indonesia dan Malaysia My Second Home (MM2H). Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kedua negara memiliki karakteristik struktural yang mirip sebagai negara berkembang di Asia Tenggara, orientasi kebijakan berbeda: Indonesia menekankan investasi produktif sebagai syarat utama izin tinggal, sedangkan Malaysia lebih berorientasi pada daya tarik residensi dan konsumsi domestik. Sementara itu, melalui pendekatan MDSD, penelitian ini menemukan bahwa Indonesia dan Singapura yang memiliki perbedaan signifikan dalam tingkat pembangunan, kapasitas institusional, dan struktur ekonomi, tetap menunjukkan kesamaan tujuan kebijakan, yaitu menarik modal dan talenta global untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks globalisasi ekonomi, kebijakan izin tinggal berbasis investasi menjadi instrumen strategis yang diadopsi baik oleh negara berkembang maupun negara maju, meskipun dengan desain dan tingkat selektivitas yang berbeda. Penelitian ini menegaskan bahwa dinamika kompetisi global dalam menarik investasi menjadi variabel kunci yang menjelaskan konvergensi maupun divergensi kebijakan antar negara.

 

 

Downloads

Published

2026-08-05