STRATEGI PENGAWASAN KEIMIGRASIAN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN IZIN TINGGAL KEIMIGRASIAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI MEDAN

IMMIGRATION SURVEILLANCE STRATEGY TO PREVENT THE BREACH OF IMMIGRATION STAY PERMITS AT MEDAN IMMIGRATION OFFICE

Authors

  • Sarmuliandi PB Simarmata Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Mochammad Ryanindityo Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Budy Mulyawan Politeknik Pengayoman Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52617/jaid.v5i2.705

Keywords:

Pengawasan Keimigrasian, Penyalahgunaan Izin Tinggal, Analisis SWOT

Abstract

Pengawasan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan nasional, terutama dengan tingginya mobilitas internasional. Tantangan utama yang dihadapi adalah penyalahgunaan izin tinggal oleh orang asing, seperti overstay, penggunaan visa untuk bekerja ilegal, dan pelaporan alamat fiktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika pengawasan keimigrasian dan upaya pencegahan penyalahgunaan izin tinggal di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi seperti aplikasi APOA dan SITITIK mendukung sistem pengawasan, masih ada kendala dalam keterbatasan jumlah personel dan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, diperlukan penguatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi berbasis data, serta kolaborasi yang lebih baik antara instansi terkait dan masyarakat dalam menciptakan pengawasan yang lebih proaktif dan prediktif.

Downloads

Published

2025-11-25

How to Cite

Simarmata, S. P., Ryanindityo, M., & Mulyawan, B. (2025). STRATEGI PENGAWASAN KEIMIGRASIAN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN IZIN TINGGAL KEIMIGRASIAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI MEDAN: IMMIGRATION SURVEILLANCE STRATEGY TO PREVENT THE BREACH OF IMMIGRATION STAY PERMITS AT MEDAN IMMIGRATION OFFICE. Journal of Administration and International Development, 5(2), 163–171. https://doi.org/10.52617/jaid.v5i2.705