DIALECTICS OF DETENTION IMPLEMENTATION IN THE IMMIGRATION INVESTIGATION PROCESS OF OAC CS CASE
DIALEKTIKA PENERAPAN PENDETENSIAN PADA PROSES PENYIDIKAN KEIMIGRASIAN TERHADAP KASUS OAC CS
DOI:
https://doi.org/10.52617/jikk.v4i1.217Keywords:
Pendentensian, Penyidikan, Keimigrasian, Kasus OAC CsAbstract
Pendetensian merupakan bagian dari tindakan adiministratif keimigrasian yang dilakukan oleh seorang Pejabat Imigrasi berdasarkan UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sedangkan penahanan merupakan bagian dari proses peradilan tindak pidana yang dilakukan oleh seorang PPNS keimigrasian berdasarkan hukum acara pidana. Pendetensian dan penahananmerupakan dua hal yang berbeda. Belum ada peraturan yang secara khusus mengatur masalah tersebut, sehingga pelaksanaan keduanya seringkali menimbulkan perdebatan. Dalam pelaksanaan proses penyidikan OAC cs. dijumpai beberapa kendala, yaitu belum adanya peraturan yang mengatur masalah pelaksanaan pendetensian pada proses penyidikan. Pelaksanaan pendetensian pada OAC cs merupakan bagian dari diskresi seorang Pejabat Imigrasi dikarenakan pelaksanaan penahanan tidak dapat dilakukan karena ancaman hukumannya dibawah 5 (lima) tahun. Lamanya masa pendetensian tidak mengurangi dari masa tahanan dari pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa. Pada hakikatnya pendetensian memiliki tujuan yang sama dengan penahan yaitu membatasi kebebasan dari subjeknya dengan berada di suatu tempat tertentu menurut peraturan perundang-undangan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






