ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN BORDER SECURITY AT IMMIGRATION CHECKPOINTS (TPI)
KECERDASAN BUATAN DALAM KESISTEMAN PERBATASAN PADA TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI (TPI)
DOI:
https://doi.org/10.52617/jikk.v5i2.258Keywords:
keamanan perbatasan;, kecerdasan buatan;, kesisteman perbatasan;, tempat pemeriksaan imigrasi;Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menjawab secara eksplisit serta empiris salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh keimigrasian dalam bidang keamanan perbatasan, yakni pengembangan kecerdasan buatan pada kesisteman perbatasan pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Indonesia, secara khusus di bandar udara internasional. Pembahasan yang dikaji dalam penelitian ini adalah penjelasan mengenai kecerdasan buatan dalam kesisteman perbatasan yang telah diciptakan di Indonesia maupun negara lain dan penjelasan mengenai seberapa pentingnya pengembangan kecerdasan buatan dalam meningkatkan keamanan perbatasan suatu negara secara dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dalam ruang lingkup deskriptif analisis yang bertujuan memberikan hasil penjelasan secara naratif mengenai pentingnya keberadaan kecerdasan buatan dalam kesisteman perbatasan bagi keamanan perbatasan suatu negara. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa keberadaan kecerdasan buatan pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Indonesia sangatlah dibutuhkan, tidak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia pun membutuhkan kecerdasan buatan dalam peningkatan keamanan perbatasan di setiap negara. Kesimpulan yang dihasilkan dalam penelitian ini ialah telah ditemukannya beberapa aspek poin penting terkait kecerdasan buatan dalam kesisteman perbatasan yang dapat dikembangkan secara optimal ke depannya dan dapat diimplementasikan secara global pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






