ANALISIS PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PELAKSANAAN PROSES DEPORTASI WARGA NEGARA ASING DI INDONESIA

ANALYSIS OF HUMAN RIGHTS PROTECTION IN THE IMPLEMENTATION OF THE DEPORTATION PROCESS FOR FOREIGN NATIONALS IN INDONESIA

Authors

  • Alvian Dwi Febriawan UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SIBER SYEKH NURJATI CIREBON

Keywords:

Kata Kunci: deportasi, keimigrasian, perlindungan HAM, kedaulatan negara, hukum administrasi negara

Abstract

Deportasi terhadap Warga Negara Asing (WNA) merupakan tindakan administratif yang  bersumber dari kewenangan negara untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayahnya.  Di Indonesia, mekanisme tersebut diatur dalam Undang-Undang Keimigrasian yang  menegaskan bahwa setiap orang asing wajib mematuhi ketentuan izin tinggal dan aturan  hukum nasional. Akan tetapi, pelaksanaan deportasi kerap dikaitkan dengan persoalan  perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), terutama ketika tindakan administratif  melibatkan pembatasan kebebasan individu. Penelitian ini mengkaji secara mendalam  bagaimana prosedur deportasi dirancang dalam kerangka hukum keimigrasian, serta  sejauh mana prinsip-prinsip perlindungan HAM diterapkan dalam praktik. Penelitian ini  menggunakan teori perlindungan, teori kedaulatan negara, dan teori hukum administrasi  negara sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi  nasional telah menyediakan kerangka hukum yang jelas, tantangan tetap muncul dalam  aspek implementasi, terutama berkaitan dengan standar detensi, transparansi prosedur,  dan pengawasan administratif.Kata kunci: deportasi, keimigrasian, perlindungan HAM,  kedaulatan negara, hukum administrasi negara. 

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Alvian Dwi Febriawan. (2026). ANALISIS PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PELAKSANAAN PROSES DEPORTASI WARGA NEGARA ASING DI INDONESIA : ANALYSIS OF HUMAN RIGHTS PROTECTION IN THE IMPLEMENTATION OF THE DEPORTATION PROCESS FOR FOREIGN NATIONALS IN INDONESIA. Journal of Law and Border Protection, 8(1), 13–23. Retrieved from https://journal.poltekim.ac.id/jlbp/article/view/866